Sopir Kecelakaan Maut di Bojonegoro Tertangkap

Sopir Kecelakaan Maut di Bojonegoro Tertangkap

- detikNews
Kamis, 14 Jul 2011 08:11 WIB
Sopir Kecelakaan Maut di Bojonegoro Tertangkap
Bojonegoro - Sopir truk tronton dalam kecelakaan maut yang menewaskan belasan orang di Bojonegoro tertangkap. Sopir truk bernopol L 8286 UH, Abdul Rohman (45) (Sebelumnya Abdurrohman) asal Jenu, Tuban tertangkap, Rabu (13/07/2011) malam.

Sopir langsung kabur dan bersembunyi di salah satu rumah temannya, di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah. Dia berdalih, aksi melarikan diri dilakukan karena takut menjadi bulan-bulanan massa lantaran truk yang dikemudikan mengakibatkan banyak orang tewas setelah rem-nya blong.

"Sopir truk tersebut diamankan oleh anggota saat berada di Cepu. Dan sekarang ini, yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan di Sat Lantas (Polres Bojonegoro)," terang Kapolres Bojonegoro AKBP Widodo, Kamis (14/7/2011).

Penangkapan ini berawal dari pengejaran yang dilakukan petugas setelah tahu bahwa sopir truk kabur usai kecelakaan maut itu terjadi. Dalam perburuan, polisi juga berusaha melacak keberadaan Abdul Rohman dari sejumlah kerabat dan temannya.

Upaya itu membuahkan hasil, polisi berhasil mengetahui bahwa dalam pelariannya, Abdul Rohman sempat berkomunikasi dengan adiknya yang bernama Kasirin (35). Dari situlah, jejaknya terungkap dan tak sampai lama polisi berhasil menangkapnya.

Di sisi lain, informasi yang diterima detikSurabaya.com menyebutkan bahwa sopir truk tangki pengangkut semen yang juga terlibat kecelakaan ini, Ahmad Nasrullah (35) asal Ngoro, Jombang yang juga sempat kabur setelah peristiwa itu terjadi telah menyerahkan diri ke Polres Jombang. Kabarnya, Nasrullah juga berdalih takut diamuk massa hingga nekat melarikan diri usai kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan pada Selasa (12/7/2011) pukul 22.30 WIB, terjadi antara dua truk vs pick up menewaskan belasan orang yang sedang menonton pertunjukan ketoprak di sebuah hajatan perkawinan. Truk yang nyelonong langsung melindas warga yang berada di pinggir jalan dan halaman rumah tersebut.

(fat/fat)
Berita Terkait