Salah satu keluarga mempelai, Marijo (45) mengaku keluarganya hingga kini masih shock. Perkawinan kedua mempelai, Widodo dan Suparni sebenarnya sudah dilakukan satu tahun lalu. Setelah itu mereka ingin memeriahkan pesta perkawinan yang sudah dimulai sejak Senin (11/7/2011) malam. Saat Senin malam, keluarga menggelar Wayang Tengul semalam suntuk.
Dan Selasa (12/7/2011) siang, keluarga kemudian melanjutkan acaranya dengan ketoprak semalam suntuk. Namun pukul 22.30 WIB, saat sedang ada tari-tarian dan ratusan warga sudah berkumpul, tiba-tiba terjadilah kecelakaan.
"Rumah di bagian utara hancur diterjang truk tronton muat semen. Rumah di bagian utara itu digunakan sebagai dapur. Sedangkan panggung ketoprak berada di bagian selatan rumah menghadap ke timur," kata paman mempelai, Marijo kepada detiksurabaya.com di lokasi, Rabu (13/7/2011).
Para korban, kata dia, sebagian kerumunan warga menonton ketoprak dan orang-orang yang bekerja di dapur. Dengan kejadian itu, warga langsung semburat dan histeris. Ketoprak pun dibubarkan saat itu juga.
"Siang ini jam 13.00 WIB rencananya temu manten. Karena peristiwa ini, akhirnya temu manten ditunda. Entah kapan lagi akan digelar," jelasnya.
Meski begitu, jelas Marijo, masih ada beberapa tamu yang datang. meski menemui tamu, para enggan keluar rumah. Begitu juga keluarga mempelai wanita yang rumahnya berjarak 300 meter, juga enggan bicara dengan wartawan.
"Alhamdulillah, tidak ada dari keluarga kami yang menjadi korban, mempelai pun juga selamat," tambahnya.
Hingga pukul 14.00 WIB dari pantauan detiksurabaya.com, suasana lokasi masih ramai. Polisi, petugas dishub masih berjaga di lokasi. Terlihat sebuah mobil dari Polda Jatim untuk melakukan evakuasi 2 truk tronton dan tangki.
(fat/fat)











































