Semenjak acara dibuka pukul 09.30 WIB para peserta yang hadir sekitar 42 orang terus melakukan insterupsi setelah melihat indikasi kehilangan hak suara.
Keputusan sidang dipimpin Ainul Lutfi wakil dari PWI Jawa Timur tetap melanjutkan konferensi bagi peserta telah tercatat sebagai anggota mendapatkan hak pilih memancing kericuhan dari peserta yang belum mengantongi kartu anggota. Mereka kemudian memuturkan walk out setelah pimpinan sidang tetap menggangap mereka tidak memperoleh hak pilih.
"Kami butuhkan reformasi di tubuh PWI, tapi keputusan sidang telah mencederainya," ujar Hendro Mardiko salah satu peserta, Rabu (29/6/2011) siang.
Dia menyayangkan, tuntutan kepada sidang untuk dilakukan penundaan hingga proses pengurusan anggota selesai untuk mendapatkan hak pilih tak direspon. Bersama anggota yang belum mendapatkan hak suara akhirnya memutuskan untuk walk out.
"Karena pimpinan sidang terus melanjutkan tanpa mengakomodir tuntutan kami, maka kami memilih walk out," ungkap wartawan ANTV ini.
Dia menambahkan, PWI dituntut sebagai organisasi dapat memayungi anggotanya dianggap tak berjalan sesuai kenyataan. Peserta walk out pun memutuskan keluar dari organisasi wartawan itu.
"Rencananya kami akan dirikan organisasi sendiri untuk mewadahi para anggota yang tersakiti," jelas Ketua SIWO PWI Malang Raya ini.
Sementara Sekretaris Sidang Cahyono menuturkan, sesuai tata tertib pelaksanaan sidang peserta yang telah tercatat sebagai anggota memiliki hak suara. Meski sempat berjalan panas serta diwarnai walk out peserta, lanjut dia, kepengurusan baru telah ditentukan dengan menggunakan 26 peserta yang memiliki hak pilih.
"Pengurus baru telah dipilih mulai ketua, sekretaris dan bendahara dari 26 pemilik hak suara," tuturnya ditemui terpisah.
Dia menambahkan, dari 26 suara tiga suara cacat atau rusak dan terpilih Sugeng Irawan sebagai ketua baru dan mengalahkan empat kandidat lain Endang Sulistyowati sebagai sekretarisnya.
Ditanya terkait peserta melakukan walk out, wartawan Harian Bhirawa ini memaklumi lamanya proses birokrasi untuk anggota baru menjadi penyebabnya, sehingga mereka kehilangan hak suara. Namun ketua terpilih telah memasukkan dalam program kerja barunya untuk menyelesaikan masalah keanggotaan baru.
"Ketua terpilih telah berjanji akan menyelesaikannya," katanya.
(fat/fat)











































