Informasi yang dihimpun menyebutkan, selain membawa 16 penumpang, perahu yang dikemudikan Ngadi (14) itu juga memuat 6 sepeda motor dan 2 sepeda angin. Akibat bocor, perahu tersebut tenggelam sekitar pukul 11.20 WIB, Senin (27/6/2011).
9 Penumpang yang hilang itu semuanya adalah warga Desa Lambangan, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
"Satu korban ditemukan tewas dan 6 korban selamat. Sedangkan 9 korban lainnya masih hilang. 9 korban yang hilang itu semuanya berasal dari Tuban," kata Yakub, warga setempat.
Ngadi, pengemudi perahu merupakan 1 dari 9 penumpang yang hilang. Hingga saat ini, warga dengan dibantu polisi dan tim SAR masih melakukan pencarian terhadap 9 penumpang perahu yang hilang akibat terseret arus Sungai Bengawan Solo.
Dari pengamatan di lokasi, sebagian warga yang melihat pencarian terlihat menangis, karena khawatir ada anggota keluarga yang menjadi korban.
(bdh/bdh)
