Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, Khusnul saat pulang ke kampung halamannya di Pasuruan, dibonceng pamannya Ponadi (52) mengendarai motor Suzuki Shogun warna hitam nopol N 2268 XL. Motor yang ditumpanginya melaju dari arah Sidoarjo ke arah Pasuruan.
Namun saat melintas di Jalan Raya Porong sekitar pukul 10.40 WIB, yang kondisi arus lalu lintasnya cukup padat, Ponadi mengambil jalur di bahu jalan Raya Porong dan bersenggolan dengan motor lainnya.
Akibat senggolan itu, motor yang dikemudikan pamannya terjatuh di badan jalan sebelah kiri. Khusnul juga ikut terjatuh bersama motornya, sedangkan Ponadi terjatuh di bahu jalan.
Badan Khusnul pun terlindas roda depan dan juga roda belakang dump truk nopol S 7371 DU yang dikemudikan Ardi (22) dan dikerneti Susilo (23) keduanya warga Jeruk Purut, Gempol.
Bersamaan itu, bagian belakang motornya juga ringsek setelah dilindas truk. Sedangkan, Ponadi selamat dari maut, karena posisinya di bahu jalan.
"Saat itu kondisi jalanan macet. Saya sudah memberi tanda lambaian tangan kiri agar berhati-hati. Tapi sepeda motor itu bersenggolan dengan kendaraan lain, terjatuh dan terlindas roda depan sebelah kiri dan roda belakang," kata Susilo kepada detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (25/6/2011).
Pasca kecelakaan itu, korban langsung dievakuasi ke RSUD Bangil, karena lokasinya dekat dengan rumah korban di Beji. Kecelakaan itu membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Porong menuju ke arah Malang bertambah padat hingga terjadi kemacetan sekitar 4 KM. Bahkan, hingga pukul 13.00 WIB, kemacetan itu masih terasa hingga tol buntung.
"Semua kendaraan yang terlibat kecelakaan kita amankan di Mapolsek Porong. Sekarang pengemudi dum truk dimintai keterangan di polsek," kata Aiptu Koiron anggota Polsek Porong.
Duka menyelimuti Ponadi, apalagi melihat keponakannya tewas terlindas dump truk. "Saya mengantarkan ke Sidoarjo untuk mencari perias pengantin, karena akan punya hajatan," kata Ponadi kepada petugas Polsek Porong.
Kini, Ponadi ikut ke Bangil mendampingi jenazah yang dibawa ke RSUD Bangil.
(roi/fat)










































