Akibat kecelakaan itu, Erlis tewas di lokasi kejadian dan suaminya tewas di Rumah Sakit Sampang.
Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut berawal saat mobil Toyoya KIjang tersebut ban kiri jatuh dari jalan aspal berkedalaman sekitar 20 cm. Karena, jalan sempit, korban saat itu berusaha membanting setir ke kanan.
Akibat memakan ruas jalan, Kijang lalu menyerempet pengendara sepeda motor Smash Nopol N 2909 DL dari arah yang sama (timur ke barat) yang dikemudikan Umar Faruk, warga Desa Malakah Kecamatan Jerengik, Sampang. Pengendara sepeda motor ini terpelanting ke jalan aspal.
Mobil yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi tersebut juga menabrak pengendara sepeda motor Mega Pro Nopol M 2480 UA dari arah yang berlawanan yang dikemudikan Imron, warga Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan Pemekasan.
Akibatnya, dua pengendara sepeda motor tersebut juga tewas saat dilarikan ke RSD setempat.
Saksi mata, Raudlatul Jannah, warga Jerengik, Kota Sampang, menjelaskan, mobil yang menabrak dua sepeda motor tersebut juga menabrak tiang listrik yang ada di kanan jalan hingga terguling. "Satu penumpang tewas mengenaskan di lokasi," kata Raudlatul Jannah, pada wartawan di lokasi kejadian.
Satlantas Polres setempat langsung mengevakuasi korban bersama masyarakat ke rumah sakit daerah setempat. Namun, karena kondisi para korban sangat kritis dan mengalami luka serius di bagian kepala, maka korban tidak terselamatkan.
Kabag Ops Polres Sampang Kompol Danuri membenarkan kejadian tersebut. Dua sepeda motor dan mobil kijang kini diamankan di mapolres untuk kepentingan penyidikan. "Ini masih ada satu orang lagi yang dibonceng salah satu sepeda motor dengan kondisi kritis dan belum diketahui identitasnya. Sekarang dirawat intensif di ruang instalasi RSD Sampang," tandasnya.
(bdh/bdh)










































