Meski tidak ada korban jiwa, namun kejadian di Dusun Gajah Desa Rejosari Kecamatan Deket, menyebabkan 4 orang mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Wiwit Adi Satria menuturkan, kejadian ini berawal dari truk bernopol P 9384 UV muat kubis melaju dari arah timur, sementara dari arah berlawanan meluncur Bus Widji bernopol S 7106 UJ yang baru saja keluar dari garasi dan keluar untuk tes mesin.
"Truk bermuatan kubis ini sebenarnya dari Bondowoso hendak ke Jakarta untuk mengirim kubis, sedangkan Bus Widji ini sedang tes mesin setelah perbaikan di garasi," terang Wiwit di lokasi kejadian.
Wiwit menjelaskan, saat bus akan mendahului sebuah mobil di depannya, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk bermuatan kubis. Karena tidak kuasa menahan laju kendaraan yang dibawa, bus kemudian menabrak truk hinggga badan bus hampir masuk ke parit yang ada di samping jalur jalan.
Sementara 4 orang yang luka yakni sopir truk bernama Anshori, kenek bernama
Harun, keduanya warga Banyuwangi. Sedangkan dua korban lainnya sopir bus, Adnan dan montir bus, Suyatno, keduanya warga Lamongan. "Hampir semua korban mengalami luka di bagian kepala," ujar Wiwit.
Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di jalur Surabaya sempat macet. Pasalnya sebagian badan bus yang terjerumus ke parit berada di tengah jalur lalu lintas. Kemacetan berhasil diurai setelah polisi berhasil meminggirkan badan bus dengan menggunakan mobil derek.
"Saat ini semua korban dirawat di RS Muhammadiyah Lamongan," pungkasnya.
(fat/fat)











































