Penyebab Kebakaran di Prambon Diduga Obat Nyamuk Bakar

Dua Anak Tewas, 3 Orang Luka

Penyebab Kebakaran di Prambon Diduga Obat Nyamuk Bakar

- detikNews
Selasa, 21 Jun 2011 10:27 WIB
Sidoarjo - Penyebab kebakaran yang mengakibatkan dua orang tewas dan tiga orang luka bakar di Prambon Sidoarjo, diduga obat nyamuk bakar yang menyambar kasur. Namun untuk penyelidikan lebih lanjut, gabungan petugas dari Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya, Satreskrim Polres Sidoarjo dan Polsek Prambon melakukan olah TKP.

"Dari keterengan saksi yang selamat, diduga penyebab kebakaran itu karena obat nyamuk bakar. Namun, untuk penyelidikan lebih lanjut masih menunggu hasil olah TKP tim labfor," kata Kasat Reskrim Polres Sidoarjo, Selasa (21/6/2011).

Saat ditanya apakah penyebab kebakaran karena korseling listrik akibat menyalakan televisi dan lupa mematikannya, AKP Ernesto Saiser menduga bukan itu penyebabnya. Dari informasi sementara yang dihimpun polisi, salah satu anak korban yang meninggal dunia, tidur di salah satu kamar dan menyalakan obat nyamuk bakar.

Diduga, obat nyamuk bakar itu mengenai kasur yang ditempatinya tidur. Korban yang meninggal dunia itu tak bisa menyelamatkan diri karena terlelap tidur

"Bukan (korseleting listrik). Dugaan sementara karena obat nyamuk bakar. Untuk memperkuat dugaan penyebab kebakaran itu, menunggu hasil dari labfor," tuturnya.

Mujayana (47) menjanda karena suaminya meninggal tiga tahun lalu karena tinggal bersama kerabat dan anak-anaknya berjumlah 8 orang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.10 WIB Selasa dini hari itu, mengakibatkan dua orang anaknya meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka bakar dan di rawat di RSU Prof Dr Soekandar, Mojosari Kabupaten Mojokerto.

"Yang meninggal dua orang, salah satunya meninggal di rumah sakit. Sedangkan yang mengalami luka bakar tiga orang," jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat meludeskan rumah Mujayana (47) janda yang tinggal di Jalan Mangga RT 3 RW 1 Prambon Sidoarjo, sekitar pukul 02.10 WIB Selasa (21/6/2011) dini hari. Akibat kebakaran itu, dua anaknya Dhani (1,5) Dika (12) tewas dilalap api, sedangkan tiga orang yang mengalami luka bakar yakni Mujayana, Febian (2) dan Salwah (5).

(roi/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini