Dari keterangan yang dihimpun korban saat itu sedang berjalan menyusuri rel KA tepat di atas jembatan viaduk Gempol. Meski KA berloko yang dimasinisi Sukarno (55) warga Jember sempat membunyikan klakson, kecelakaan tidak dapat dihindarkan karena kereta memang sangat kencang.
Korban tersambar hingga terjatuh ke bawah dan menderita luka cukup parah di bagian kepala. Korban yang sekarat langsung dilarikan ke RSUD Bangil. Namun nyawa korban tidak tertolong, ia tewas dalam perjalan ke rumah sakit.
"Korban sebenarnya sempat menghindar, karena (kereta) sangat kencang tetap tersambar," katanya AKP Bambang HS saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (18/6/2011).
Kasubag Humas Polres Pasuruan itu mengatakan, kecelakaan itu disebabkan karena kecerobohan korban. Seharusnya korban tidak berjalan di atas rel karena itu sangat berbahaya.
"Beberapa waktu lalu, sudah ada kejadian serupa di tempat yang sama, seorang wanita tewas tersambar saat buang sampah," pungkasnya.
(bdh/bdh)











































