"Dugaan sementara adalah petasan," kata Kapolres Malang AKBP Rinto Jatmono ditemui detiksurabaya.com di lokasi, Selasa (17/6/2011).
Dia menambahkan, dugaan itu mengarah kepada kaleng yang berada di tembok belakang sekolah. Kaleng itu berisi bahan petasan. "Iya kayaknya ada pada dalam kaleng," tutur Rinto seraya mondar-mandir menyusuri lokasi kejadian.
Meski begitu pihaknya belum bisa memastikan penyebab ledakan dari bahan petasan tersebut. "Kalo mastikan belum bisa. Ini hanya dugaan saja," bebernya.
Untuk memastikan itu, lanjut dia, tim khusus diberangkatkan menuju tempat Tanimun (56), satu korban luka yang juga pesuruh sekolah menjalani perawatan medis. Diharapkan Tanimun bisa memberikan keterangan perihal kejadian itu.
"Korban akan kita integorasi guna memastikan apakah benar kaleng itu berisi bubuk mercon," jelasnya.
Sementara menurut keterangan warga sekitar, korban diketahui asyik membersihkan lokasi belakang sekolah sebelum kejadian. Sedangkan 10 personel gegana dari Brimobda Ampeldento juga ikut serta menyisir lokasi kejadian menggunakan peralatan lengkap. Hingga pukul 11.30 WIB, penyelidikan masih berjalan.
(fat/fat)










































