Peristiwa itu terjadi pada Kamis (9/6/2011) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu korban dan 4 orang temannya asyik menenggak miras oplosan arak, vodka dan pepsi. Setelah menghabiskan beberapa botol miras tiba-tiba korban terjatuh ke tanah. Naas, korban tak sempat tertolong. Pesta miras tersebut menjadi pesta terakhir yang bisa dinikmati korban, ia tewas di tempat kejadian perkara.
Panik mendapati korban tewas, 4 orang temannya langsung membawanya ke puskesmas setempat. Namun karena di sana tak ada kamar mayat, korban langsung dilarikan ke kamar mayat RSUD Bangil.
"Kami mendapat laporan pada pagi tadi," kata Kapolsek Beji Kompol Suswandi saat dikonfirmasi, Jumat (10/6/2011).
Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi kemudian melakukan visum pada jenazah korban. 4 Teman korban diminta keterangan, sementara barang-barang bukti berupa botol berisi miras juga sudah diamankan.
"Ya, masih menunggu hasil visum dari dokter. Semua saksi sudah diperiksa dan alat bukti di lapangan termasuk juga sudah dikumpulkan," imbuhnya.
Suswandi menambahkan, karena TKP di Pandaan, penjual arak juga diperiksa di Polsek Pandaan. "Kita tunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan korban tewas karena overdosis atau sebab lain," pungkasnya.
Menurut keterangan yang didapatkan polisi dari keluarga korban, korban sebenarnya dalam keadaan sakit saat pesta miras. Namun keluarga korban belum yakin kalau korban tewas karena miras.
"Iya dia (korban) memang sakit. Tapi ada luka di pundak kanan dan kirinya," kata Sunarsih (31), adik korban.
(bdh/bdh)










































