Berburu Sedekah di Balaikota Batu

Berburu Sedekah di Balaikota Batu

- detikNews
Jumat, 03 Jun 2011 19:26 WIB
Berburu Sedekah di Balaikota Batu
Batu - Jumat merupakan hari yang dinanti bagi anak-anak tingkat sekolah dasar di Kota Batu. Sebab pada hari itu mereka bisa menikmati makan gratis serta uang sedekah dari Walikota Batu Eddy Rumpoko.

Menginjak salat Jumat, puluhan anak-anak mulai berdatangan menuju Pendopo Balai
Kotabatu berada di Jalan Panglima Sudirman. Mereka rela berjalan kaki untuk
menempuh lokasi tujuan.

Semata-semata, mereka hanya menginginkan uang saku sebesar Rp 20 ribu. "Iya mas, saya sudah 10 kali datang kesini. Enak dapat uang dan makan gratis," ujar Roby siswa
kelas IV di sebuah sekolah dasar negeri di Kecamatan Sisir, Kota Batu, Jumat (3/6/2011) siang.

Robi datang bersama sembilan temannya yang sama-sama mempunyai tujuan untuk mendapatkan uang saku. Mereka tak segan menyebut kegiatan itu menjadi rutinitas
mereka setiap hari Jumat.

"Pertama salat Jumat dulu, kemudian kumpul disini (pendopo,red)," ujar Devito, rekan Robi kepada detiksurabaya.com di Pendopo Balai Kota Batu.

Selesai salat Jumat, seratus lebih anak-anak ini berkumpul di pendopo. Mereka
sabar menunggu giliran pembagian uang saku dari walikota.

Dengan berbaris rapi, satu per satu dari mereka menerima satu lembar uang sebesar Rp 20 ribu. pihak protokoler sendiri menandai bagian lengan anak-anak ini dengan stempel Pemkot Batu usai menerima uang.

Walikota Batu Eddy Rumpoko mengaku, kegiatan ini sebagai wujud pengetahuan kepada anak-anak atas kemajuan pembangunan di Kota Batu. Mereka sebagai anak desa atau anak kampung wajib mengetahui dan merasakan.

Kegiatan ini dulunya berawal dari makan siang usai salat jumat. Banyak anak-anak
yang kemudian ikut serta. Dirinya kemudian tergerak untuk memberikan kepedulian
terhadap anak-anak itu.

"Mereka harus tahu kemajuan pembangunan di kotanya. Kegiatan ini sebagai wujud pembelajaran juga," ujarnya ditemui terpisah.

Eddy menilai kegiatan ini sangat bermanfaat besar bagi anak-anak. Selain itu juga mendorong mereka tetap mengejar ilmu pendidikan. "Kami lihat, kegiatan ini banyak manfaatnya," pungkas Eddy.

(bdh/bdh)
Berita Terkait