Dalam penggerebekan itu polisi tidak menemukan tersangka, hanya ada sang istri berinisial WD. Petugas juga menemukan 3.696 butir pil dextro dan 300 butir pil trihexpenidhil.
Selain itu, barang-bukti yang diamankan 4 boks plastik klip, puluhan bungkus pil dextro dan trihexpenidhil, 2 buah HP dan uang diduga sebagai hasil penjualan sebesar Rp 713 ribu.
Kanit Idik Satuan Narkoba Aiptu Cahyo Raharjo menyebutkan, penggerebekan di rumah Agus Rosid diduga kuat sebagai pemasok pil koplo merupakan pengembangan dari hasil penangkapan sebelumnya.
"Salah-satu pengedar yang mengungkapkan keterlibatan Agus Rosid yang memasok pil koplo adalah dari pengakuan Akhmad Aris, pengedar asal Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir yang ditangkap kemarin," kata Cahyo saat dikonfirmasi, Selasa (31/5/2011).
Sayang hingga kini keberadaan tersangka kini masih belum diketahui. "Saat ini kami masih berusaha melakukan pelacakan keberadaan Agus Rosid. Semoga saja ia cepat tertangkap," jelasnya.
(fat/fat)











































