Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, kebakaran terjadi saat korban terlelap tidur. Diduga api berasal dari obat nyamuk bakar yang diletakkan korban tak jauh dari ranjang.
Obat nyamuk bakar itu tanpa diketahui menyentuh tempat tidur korban, yang kemudian menyulut terjadinya kebakaran. "Dugaan kami, dari obat nyambuk bakar yang membakar kasur," ujar Kanitreskrim Polsek Sumberpucung Aiptu Tamam dihubungi melalui telpon genggamnya, Senin (30/5/2011).
Tamam menambahkan, dipastikan korban tewas karena menghirup asap di ruang kamar. Karena sekujur tubuh korban, hanya di bagian kedua kaki yang terbakar.
"Hanya kakinya yang terbakar, karena itu kuat dugaan korban tewas karena kehabisan oksigen," imbuh Tamam.
Aparat kepolisian sendiri telah menggelar olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran. Kini jasad korban masih menjalani otopsi di RSUD Kanjuruhan.
Korban sejak setahun ini korban tinggal seorang diri di rumah berukuran 2 x 6 meter. Semenjak suami meninggal dunia. Dengan hidup sebatang kara, korban hanya bergantung pada belas kasihan masyarakat setempat.
(fat/fat)











































