"Kami menerima laporan sekitar jam 11.00 WIB," ujar petugas Polsek Kota Sidoarjo yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (26/5/2011).
Petugas Polsekta Sidoarjo dan Polres Sidoarjo menerima laporan ancaman bom di Sun CIty berawal laporan yang diterimanya dari Polda Jatim. Setelah mendapatkan laporan tersebut, gabungan anggota Reskrim Polsekta dan Polres Sidoarjo langsung menuju ke lokasi.
"Belum tahu, apakah ancaman itu benar atau tidak, sekarang masih dilidik," tuturnya.
Ketika ditanya lebih lanjut, lokasi penempatan bom itu, ia enggan menjelaskannya. Polres Sidoarjo juga belum menghubungi Tim Penjinak Bom (jibom) Gegana Brimob Polda Jatim.
"Belum ada (tim jibom). Masih diselidiki dulu. Kalau memang benar ada, tim jibom akan dihubungi," jelasnya.
Di tempat terpisah, Kapolres Sidoarjo saat dikonfimasi tentang ancaman bom itu mengaku belum menerima kepastian kabar ancaman bom di Sun City.
"Saya belum tahu. Saya masih konsentrasi di sini (mengamankan aksi demo warga 45 RT korban luapan Lumpur Lapindo yang tidak masuk peta terdampak di Jalan Raya Porong)," ujar AKBP Eddy Hermanto.
(bdh/bdh)











































