Guru Agama Dilaporkan Siswanya Karena Dijewer

Guru Agama Dilaporkan Siswanya Karena Dijewer

- detikNews
Rabu, 25 Mei 2011 17:39 WIB
Jombang - Seorang siswa kelas 2 MTs Nurul Quran Bendungrejo, Jombang, Edi Santoso (15) melaporkan Purwadi, gurunya ke polisi. Edi mengaku dianiaya gurunya hingga menjalani perawatan di puskesmas.

Penganiayaan terjadi bermula saat kegiatan belajar mengajar diisi oleh Purwadi sebagai guru Fiqih. Saat pelajaran berlangsung, Edi dipanggil ke depan kelas. Saat sudah berhadapan dengan sang guru, pensil Edi terjatuh. Secara otomatis, Edi pun langsung mengambilnya.

Saat posisi Edi sudah berdiri usai mengambil pensil, Purwadi menjewer telinga Edi dan membenturkan kepala Edi ke tembok. Tak cukup itu, Purwadi pun menampar wajah Edi.

"Setelah saya ditampar dan dibenturkan tembok, saya dirawat di puskesmas sampai Senin kemarin," kata Edi kepada wartawan di Puskesmas Mayangan, Jogoroto, Rabu (25/5/2011).

Karena tak terima perlakuan guru terhadap anaknya, orangtua Edi melaporkan Purwadi ke Polsek Jogoroto. "Ini penganiayaan, masak guru agama kasar. Purwadi sudah saya laporkan ke polisi, kasus ini harus diusut tuntas," kata ayah Edi, Ulum (48) kepada wartawan dengan nada meninggi.

Sementara Purwadi saat dikonfirmasi beberapa wartawan, membantah tuduhan muridnya tersebut. Saat kejadian tersebut, cerita Purwadi, dirinya menyuruh Edi maju ke depan. "Edi saat itu duduk di bangku murid perempuan, makanya saya suruh pindah," ungkap Purwadi kepada wartawan di kantornya.

Karena perintahya merasa tidak dihiraukan Edi, Purwadi pun memanggilnya ke depan dan menjewernya. "Saat saya jewer dia mengelak dan kepalanya membentur tembok. Hanya itu saja," ujarnya.

Sementara Kapolsek Jogoroto, AKP Purwo, saat di konfirmasi, membenarkan adanya laporan itu. Saat ini pihaknya mengaku telah melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi. "Kita akan meminta visum korban secepatnya, kami juga sudah memanggil tiga teman sekelas korban," kata Purwo.

(fat/fat)
Berita Terkait