Ratusan pengunjuk rasa ini terdiri dari warga di 8 desa yang ada di Kecamatan Porong, Tanggulangin dan Kecamatan Jabon.
Dengan menumpang sekitar 7 truk, ratusan warga, sekitar pukul 11.00 WIB berangkat menuju ke kantor bupati Sidoarjo, di Jalan Sultan Agung, Rabu (25/5/2011). Mereka berharap, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ikut menolak keinginan Lapindo.
"Kami ingin wadul kepada pak bupati tentang nasib kita saat ini yang semakin tidak jelas," ujar Jumari, salah seorang warga Kalidawir.
Ada beberapa tuntutan warga yang akan disampaikan kepada bupati Sidoarjo antara lain penghentian pengeboran di kawasan Kalidawir Tanggulangin, penghentian pembuangan lumpur Lapindo Kali Alo, kecamatan Jabon, ganti rugi, ganti rugi evakuasi warga pada longsor tanggal 23 Desember 2010 yang belum usai di daerah Glagaharum, serta supply air bersih.
(bdh/bdh)











































