Kasubag Humas Polres Lamongan, AKP Gunawan mengatakan, paket yang mencurigakan tersebut ditemukan pertama kali oleh pegawai SPBU di sekitar SPBU dan tanpa ada alamat pengirim. "Adanya isu bom membuat pegawai ketakutan dan segera melapor ke petugas," katanya, kepada wartawan di lokasi, Senin (23/5/2011).
Setelah polisi turun tangan dan membuka paket tersebut, lanjut Gunawan ternyata isi paket tersebut adalah brosur dan spanduk sosialisasi dari Pertamina. Paket tersebut dibuka dengan cara menyiramkan air dan kemudian setelah dirasa bukan bom, paket tersebut kemudian dibuka.
Meski sempat diguncangkan dengan isu penemuan paket misterius yang diduga bom, namun aktivitas di SPBU ini tetap berjalan lancar. Para pembeli seakan tidak terusik dengan kejadian tersebut.
(bdh/bdh)










































