"Yang terakhir adalah Santoso warga Desa Tunge, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Dia baru berhasil diidentifikasi pagi tadi setelah rombongan keluarga tewas lainnya datang dan bisa mengenalinya," ujar petugas kamar jenasah RSUD Caruban Kabupaten Madiun, Edi pada detiksurabaya.com, Senin (23/5/2011).
Edi menjelaskan sebelumnya dia sempat kesulitan mengidentifikasi para korban. Pasalnya dari sembilan korban hanya lima orang yang membawa kartu pengenal. Sedangkan lainnya ada yang tanda pengenalnya rusak ada juga yang diduga hilang saat kejadian.
Hingga berita ini ditulis di sekitar kamar jenasah masih dipenuhi oleh anggota keluarga korban meinggal. Bahkan ada keluarga yang masih menangis histeris karena masih belum bisa menerima kepergian saudaranya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya Bus Sumber Kencono bernopol W 7666 UY menghantam truk bernopol AE 8804 BA. Akibatnya, sembilan orang tewas ditempat dan beberapa luka-luka. Korban tewas dibawa ke RSUD Caruban sedangkan korban luka dibawa ke RSUD Nganjuk.
Nama-nama korban
- Bambang warga Kertosono, Kabupaten Nganjuk
- Sudarsono warga Desa Munggut, Wungu, Kabupaten Madiun (sopir truk)
- Sugianto (34) warga Desa Jarak, Kecamatan Ploso, Kediri
- Sudjiono (44) warga Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun
- Sunaryo (34)
- Suratman
- Dwi Susanto
- Sujarno warga Desa Tungge, Kecamatan Wates, Kediri.
- Santoso warga Wates, Kediri
(bdh/bdh)











































