Korban tewas dengan dahi terbakar dan darah mengucur dari hidung dan telinga dan jatuh dari ketinggian 3 meter. Luka dahi terbakar diduga keras karena terlilit kabel listrik saat memperbaiki atap rumah Rahman (50) sekitar pukul 08.00, Senin (23/5/2011).
Saat warga menolongnya, tubuh korban sudah lemas. Warga langsung mengevakuasi ke puskesmas dan korban dinyatakan meninggal dunia.
Polisi yang mendengar kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan
keterangan sejumlah warga yang ikut memperbaiki rumah Rahman. Dalam olah TKP, polisi mendapat kesimpulan sementara jika meninggalnya korban adalah murni kecelakaan.
Polisi juga meminta kantor PLN Unit Waru agar memadamkan arus listrik
sementara. Setelah listrik padam, polisi meminta agar warga memperbaiki kabel-kabel yang semrawut di atap rumah Rahman agar tak memakan korban lagi.
"Untuk sementara, kejadian yang menewaskan Junaidi adalah kecelakaan murni dan tidak ada unsur kesengajaan," jelas Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP HM Supingi ditemui di ruang kerjanya Jalan Stadion.
(fat/fat)











































