Dua jenazah (Sebelumnya disebutkan tiga jenazah) berjenis kelamin perempuan itu dalam kondisi tidak bisa dikenali. Identitas yang ditemukan di dalam angkutan umum (Angkot) L 300 nopol W 948 OA warna merah jurusan Gresik-Dukun, yakni 2 KTP dan 1 buku rekening tabungan BTN.
KTP tersebut atas nama Mar'atus Silmi (22) warga Padang Bandung, Dukun, Gresik, sebagai seorang mahasiswa dan KTP kedua bernama Umi Maftuhatut Talimah (21) warga Kebonsari Kalangan Karangbinangun, Lamongan, yang tercatat sebagai mahasiswa.
Sedangkan 1 rekening tabungan yang tergeletak di dalam mobil atas nama Siti Muqonilah Jamil (18) yang beralamat Kebonsari Kalangan Karangbinangun, Lamongan. Selain identitas KTP dan buku rekening, barang-barang yang ditemukan di dalam mobil yakni 2 laptop, tas, baju, sandal, sepatu, termasuk jas almamater warna biru bertuliskan IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Dari pantauan detiksurabaya.com, Jumat (20/5/2011), perawakan korban ada yang berbadan besar dan kecil.
"Saat mengevakuasi jenazah, keduanya duduk berdampingan di bagian jok tengah," kata petugas ambulance RSUD Ibnu Sina, Samin.
Sebelumnya, angkutan umum (Angkot) L 300 jurusan Gresik-Dukun terbakar di Jalan Raya Desa Masangan, Bungah, Gresik, terguling setelah menghindari trotoar sekitar pukul 13.00 WIB.
Tiba-tiba di bagian mobil warna merah itu muncul percikan api dan akhirnya membakar seluruh mobil. Dari 9 penumpang, dua orang terjebak di dalam mobil dan terbakar. Sedangkan penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
(iwd/fat)











































