Karena khawatir paket tersebut berisi bom, Sriningsih dan suaminya segera melaporkan temuan paket misterius tersebut ke polisi. "Saya hubungi polisi karena takut kalau isinya memang benar-benar bom seperti yang ada di berita-berita," kata Sriningsing kepasa wartawan di lokasi, Kamis (19/5/2011).
Menurut Sriningsih, paket tersebut dia temukan sekitar pukul 12.00 WIB, setelah mendengar pintu gerbang rumahnya dibuka oleh seseorang. "Pas saya lihat keluar, saya lihat ada empat orang keluar dari rumah dengan mengunakan dua buah sepeda motor. Kemudian di teras rumah ada dua bungkuskan paket. Satu isinya beras tapi yang satu saya tidak tahu isinya apa," ujarnya.
Kabag Ops Polres Magetan, Kompol Sugeng, mengatakan, usai mendapat laporan pihaknya langsung menuju ke lokasi dan mengamankan lokasi. Selain itu pihaknya juga sudah melakukan menghubungi pihak Jihandak Brimob Polda Jatim, Kompi C Detasemen 2 Madiun.
"Sesuai dengan protab kita sudah menghubungi tim Jibom Brimob Madiun. Selain itu kita juga mengamankan lokasi," jelasnya.
Sementara itu puluhan warga tampak bergerombol di sekitar lokasi untuk melihat paket yang diduga bom tersebut. Hal ini membuat pihak kepolisian sempat kesulitan untuk mengatur warga terssebut.
(bdh/bdh)











































