"Kecelakaan tunggal itu membuat kepadatan karena ekor truk menjorok ke jalan," kata Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Satria Permana, saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (18/5/2011).
Satria mengatakan kecelakaan tersebut terjadi dini hari tadi. Saat itu, sopir truk yang akan menyalip sebuah mobil kaget karena tiba-tiba ada sebuah bus yang datang dari arah berlawanan. Tak ingin bertabrakan, sopir truk membanting setir ke kanan. Akibatnya truk tersebut masuk ke tambak dan terguling.
"Saat kami datang, sopir truk sudah tidak ada lagi," tambah Satria.
Hingga pukul 09.30 WIB, kata Satria, arus lalu lintas sudah mulai lancar khususnya arus yang dari arah Lamongan. Lancarnya arus setelah sebelumnya polisi menutup pertigaan Bunder agar arus dari arah Lamongan dapat terus berjalan.
Saat ini badan truk belum dievakuasi. Satria menambahkan truk akan dievakuasi menunggu arus benar-benar cair. Karena evakuasi sendiri akan dilakukan dengan menutup arus dua arah.
"Evakuasi kira-kira memakan waktu 20 menit. Akan kami lakukan evakuasi menunggu arus lancar," tandas perwira asal Semarang.
(iwd/fat)











































