Diduga Korban Penganiayaan, Juragan Sapi Dilaporkan Tewas

Diduga Korban Penganiayaan, Juragan Sapi Dilaporkan Tewas

- detikNews
Selasa, 17 Mei 2011 21:12 WIB
Pasuruan - Diduga menjadi korban penganiayaan, Rebo alias Robi (55) tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya. Korban yang diketahui sebagai juragan sapi asal Dusun Bebekan Lor Desa Bakalan Rayung Kecamatan Kudu, Jombang sebelumnya dilaporkan tewas karena kecelakaan.

Terkuaknya kasus itu bermula saat dua orang membawa jasad korban menggunakan Isuzu Panther warna biru bernopol N 1898 VE. Korban pun dibawa ke UGD RSUD Bangil. Kepada petugas keamanan, dua orang tersebut mengaku jika menemukan korban sudah tergeletak di pinggir jalan Desa Legok, Gempol.

"Katanya korban adalah korban kecelakaan yang mereka ditolong," jelas petugas keamanan UGD Bangil yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa (17/5/2011).

Karena curiga, ia langsung menghubungi petugas kepolisian di Polres yang selanjutnya melaporkan hal tersebut ke Polsek Gempol. Tak lama berselang, polsi dari unit buser Polsek Gempol dan Buser Polres mendatangi RSUD.

Saat diperiksa diketahui tidak ada luka seperti bekas tabrakan di tubuh korban. Polisi pun curiga dengan dua orang yang mengantar jasad korban. Karena tidak bisa memberikan keterangan logis, mereka berdua akhirnya diamankan di Mapolres Pasuruan untuk dimintai keterangan.

Mereka yang diamankan yakni Fadoli (52) dan anaknya Karisun (30) warga Desa Kedungrejo Kecamatan Jabon, Sidoarjo.

"Dua orang sudah kami aman. Saat ini masih kita lakukan pemeriksaan," kata Kapolres Pasuruan AKBP Agung Yudha Wibowo saat dikonfirmasi.

Sementara menurut adik ipar korban, Sugiyono (46) mengatakan jika sebelum tewas, korban dijemput orang tidak dikenal di rumah isteri pertama di Dusun Bebekan Lor Desa Bakalan Rayung Kecamatan Kudu, Jombang, Minggu (15/5/2011) pukul 20.00 WIB.

"Ada 3 orang yang menjemputnya sekitar jam 9 malam pakai panther. saya kaget saat dengar kabar ia meninggal," katanya saat memastikan jasad korban di RSUD Bangil.

Sementara polisi saat ini terus melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Diduga kuat, pelaku yang melakukan penganiayaan hingga meyebabkan korban tewas lebih dari dua orang.

(fat/fat)
Berita Terkait