Kini korban yang ditemukan mengapung 10 meter dari bibir pantai masih menjalani perawatan medis di puskesmas setempat. Sementara rekannya, Hendro Romadhon (19) hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, kedua korban berkunjung ke salah satu obyek wisata pantai di Malang Selatan bersama 13 temannya, tergabung dalam Komunitas Anak Jalanan. Mereka tiba sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (16/5/2011) sore.
Kondisi pantai yang tak bersahabat memaksa petugas keamanan mengimbau kepada mereka untuk mengurungkan niatnya berenang ke tengah pantai. Alasan itu demi keselamatan mereka sendiri.
Sayang imbauan itu tak didengar oleh kedua korban yang terus nekat berenang ke tengah pantai. Beberapa saat kemudian, ketua rombongan Novita Anggraeni melaporkan jika dua anak asuhnya hilang terseret ombak.
Petugas kemudian bergegas melakukan pencarian. Sementara proses pencarian korban Hendro Romadhon terpaksa dihentikan, karena tinggi ombak mencapai 3 meter. Pencarian melibatkan Tim SAR, Polairut, TNI dan warga.
"Pencarian kita lanjutkan hari ini. Karena kemarin ombak terlalu tinggi dan membahayakan keselamatan petugas," kata Kapolsek Donomulyo AKP Anang Tri Hananta saat dihubungi detiksurabaya.com, Selasa (17/5/2011).
(fat/fat)










































