Karyawan Toko Korden Dirampok dan Disekap

Karyawan Toko Korden Dirampok dan Disekap

- detikNews
Sabtu, 14 Mei 2011 17:12 WIB
Malang - Sebuah Toko Korden Purnama milik Musa Al Kadib (45) di Jalan Raya Ngadilangkung No 18 RT01/RW01 Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi korban perampokan di siang hari.

Dalam aksinya pelaku masuk dengan berpura-pura menumpang ke kamar mandi.
Setelah berhasil masuk rumah, pelaku memperdaya pembantu, Wiwin Sri Utami (34) dengan mengikat kedua tangan dan kaki dengan sebuah kabel. Sedangkan mulut korban ditutup lakban.

Sebuah telpon seluler dan cincin emas milik korban dirampas pelaku. Kasus ini terbongkar setelah korban berusaha keluar rumah, dalam kondisi kedua tangan serta kaki terikat. Warga yang mengetahuinya, langsung melaporkan ke Polsek Kepanjen yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

"Saya lihat wanita keluar rumah dengan mulut tersumpal lakban serta tangan dan kaki terikat. Tahu gitu, saya langsung lapor polsek," terang Tuki (55), saksi mata kepada detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (14/5/2011) sore.

Petugas Polsek Kepanjen yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. Olah tempat kejadian perkara kemudian dilakukan bersama Tim Identifikasi Polres Malang.

Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, Wiwin tercatat sebagai warga Desa Jatikerto Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, ini sudah 2 bulan bekerja menunggu toko korden milik Musa. Saat kejadian, korban seorang diri dan pemilik rumah sedang keluar kota dengan keluarganya. Korban tak mengira seorang pria masuk ke toko meminta izin menggunakan kamar mandi, bermaksud jahat kepadanya.

"Tadi memang ada lelaki, menggunakan sepeda motor merah diparkir di depan toko. Kami kira itu pembeli," jelas Ngatemo (45), pekerja usaha meubel yang bertetangga dengan korban.

Dia mengaku tak mendengar suara gaduh ataupun teriakan dari korban, saat pelaku beraksi. "Tahunya ketika polisi datang. Kalau rumah ini dirampok," bebernya.

Kini polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku. Dari sinyal HP milik korban yang digondol pelaku, diketahui sedang berada di wilayah Wlingi, Blitar. "HP-nya masih aktif, kini berada di Wlingi," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Hartoyo saat memimpin olah TKP kepada wartawan.

Hartoyo mengungkapkan, jika pelaku beraksi seorang diri dan berpura-pura menumpang ke kamar mandi. Saat itulah korban kemudian disekap dan dijarah harta bendanya. "Sesuai keterangan korban, pelaku seorang diri dan membawa sepeda motor," paparnya.

(fat/fat)
Berita Terkait