"Secara keseluruhan terdapat 14 titik rawan longsor di jalur ini, mulai dari wilayah Kecamatan Candipuro sampai Pronojiwo," kata Rochani, Sekretaris Satlak PB Kabupaten Lumajang mengkonfirmasi kepada detiksurabaya.com, Rabu (4/5/2011).
Dia menambahkan, titik rawan longsor itu diantaranya di kilometer 36, kilometer 38 dan di titik atas jembatan Gladak Perak. Jalur itu menjadi ruas penghubung satu-satunya menuju wilayah Malang wilayah selatan.
"Tiga hari lalu terjadi longsoran di kilometer 36 wilayah Kecamatan Candipuro. Jika terus-menerus diguyur hujan lebat, maka kontur tanah akan bergerak menyebabkan potensi longsoran serta membahayakan terhadap keamanan pengendara," tambahnya.
Pihaknya biasanya mengerahkan potensi tanggap darurat ketika terjadi longsor, peralatan berat serta masyarakat sekitar dikerahkan guna menyingkirkan longsoran. "Perbaikan yang kami lakukan biasanya insidentil, apabila ada kejadian kami langsung meluncur," pungkasnya.
(fat/fat)










































