"Osama itu kan meninggal di sana (Pakistan,Red). Masak kita yang ada di sini harus memperingatinya. Tidak perlu lah," tegas Kapolda Jatim, Irjen Untung S Radjab usai silaturahmi dengan ulama dan umaroh di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (4/5/2011).
Dia menegaskan sebaiknya ormas Islam di Jawa Timur, tidak perlu menggelar acara apapun yang berkaitan dengan kematian Osama bin Laden.
"Sudahlah. Tidak usah menyatakan rasa duka yang mendalam atas kematiannya (Osama bin Laden,Red)," saran mantan Kapolda Kalsel.
Jika anggotanya terus mewaspadai masuknya pelaku radikelisme berselimut agama, utamanya di setiap titik perbatasan provinsi, realita itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kematian Osama.
Menurut Irjen Untung S Radjab, dalam situasi dan kondisi apapun seluruh anggotanya memang harus waspada. Mantan Kapolda Yogyakarta itu, memandang kematian Osama sebagai hal yang biasa. "Semua orang bakal mati juga kan," katanya.
Seperti diberitakan detiksurabaya.com, kematian Osama bin Laden disikapi DPP
Front Pembela Islam (FPI) dengan menggelar doa bersama di markas Jakarta pukul 19.00 WIB-22.00 WIB, Rabu (4/5/2011).
Undangan doa bersama itu dipublikasikan di website resmi DPP FPI di www.fpi.or.id dan akan dipusatkan di Markas Pusat FPI di kawasan Petamburan Tanah Abang Jakarta Pusat.
(fat/fat)











































