Bapak dan Anak Tewas Saat Gali Sumur

Bapak dan Anak Tewas Saat Gali Sumur

- detikNews
Senin, 02 Mei 2011 16:16 WIB
Banyuwangi - Tak disangka-sangka, sebuah sumur yang sedang digali justru menjadi "kuburan" pengalinya. Hal itu menimpa bapak dan anak warga Dusun Krajan Desa Kalibaru Kulon Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Selasa (2/5/2011).

"Keduanya tewas di dalam sumur," jelas Kanit Reskrim Polsek Kalibaru, AIPTU Karim, kepada detiksurabaya.com di kantornya.

Bapak dan anak yang naas itu yakni, Sumisto (60) dan Anwar (25). Keduanya tewas dalam posisi menumpuk di dalam sumur. Jasadnya baru dapat dievakuasi sekitar 2 jam setelah kejadian.

Peristiwa itu bermula saat Anwar dan bapaknya menggali sumur baru di dapur rumahnya. Namun setelah mencapai kedalaman 8 meter, Anwar terlihat lemas tak berdaya.

"Melihat hal itu, bapaknya lari minta tolong tetangganya bernama Wahyudi,"  lanjut Karim.

Keduanya lantas memberi pertolongan pada Anwar. Sumisto menolong  menggunakan tali tambang turun ke bawah. Sedangkan Wahyudi bertugas memegangi tali dan menariknya.

Tak dinyana, Sumisto yang baru turun justru ikut lemas dan terjatuh ke dasar sumur. Melihat hal itu Wahyudi langsung berteriak meminta pertolongan para tetangga lainnya.

Sayang kedua korban saat berhasil ditolong sudah tak bernyawa. Polisi yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) turut membantu warga. Dari hasil pemeriksaan petugas medis, kedua korban lemas tewas akibat kekurangan oksigen.

"Mereka tewas karena kekurang oksigen," ungkap Karim.

Setelah dipastikan penyebab kematian para korban, akhirnya jenazah keduanya dikembalikan ke keluarganya. Musibah ini sekaligus membuat harapan keluarga mereka untuk memiliki sumur baru sirna.

"Mereka buat sumur karena air di hulu tidak mengalir lagi," tandas Karim.


(fat/fat)
Berita Terkait