Data sementara, dua orang berhasil ditemukan yakni Wiji selaku pengemudi perahu yang terbalik dan Juwartatik, seorang penumpang.
Keduanya ditemukan dalam keadaan selamat. Korban Juwartatik langsung dibawa ke RS Wahyu Tetuko, Bojonegoro. Sedangkan Wiji diamankan ke Polres Bojonegoro untuk menjalani pemeriksaan terkait terbaliknya perahu yang dikemudikan saat menyeberang dan mengangkut banyak penumpang.
"Pengemudi perahu sudah ditemukan dan langsung dibawa polisi. Sedangkan korban lainnya masih dalam pencarian. Polisi, pihak pemkab Bojonegoro dan ratusan warga terus melakukan pencarian," kata Joko, warga setempat yang ikut melakukan pencarian, Senin (2/5/2011).
Dari pantauan detiksurabaya.com, empat unit perahu dari Pemkab Bojonegoro, satu perahu dari tim SAR Brimob dan puluhan perahu milik warga terus menyusuri sungai mencari keberadaan para korban.
Seperti diberitakan, sebuah perahu penyeberangan Sungai Bengawan Solo terbalik saat mengangkut sekitar 40 penumpang di Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Senin (2/5/2011) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
Perahu tersebut membawa penumpang yang akan menyeberang dari Desa Mberjo Padang Kecamatan Trucuk menuju Desa Sale, Kecamatan Kalitidu. Perahu itu terbalik setelah menabrak sebuah kayu besar yang terbawa arus sungai.
Hingga kini, belum diketahui pasti korban hasyut Sungai Bengawan Solo. Jumlah korban yang hanyut masih simpang siur. Pihak BPBD maupun polisi terus melakukan pencarian bersama ratusan warga.
(fat/fat)











































