"Ponari sunat," kata Khamsin, ayah Ponari kepada wartawan, Rabu (27/4/2011) pagi di rumahnya Dusun Kedunglosari, Desa Balongasri, Kecamatan Megaluh, Jombang.
Menurut Khamsin, anak semata wayangnya yang pernah menghebohkan karena memiliki
batu sakti itu menjalani khitan pada Selasa malam (26/4/2011).
Ia berharap, setelah dikhitan Ponari bisa seperti anak-anak pada umumnya, tentu
memiliki cita-cita untuk masa depannya.
"Saya ingin Ponari bisa sekolah hingga kelak menjadi sarjana," kata Khamsin.
Hajatan si dukun cilik itu menurut Khamsin cukup ramai, dikunjungi ratusan orang. Menurut Mukaromah, ibu Ponari, mengakui anakaknya sudah lama minta dikhitan. Namun, baru Selasa malam itu keinginan itu terkabul.
"Ponari minta dihibur musik samroh saat perayaan sunatannya," kata Mukaromah.
Mukaromah menambahkan, perayaan khitanan Ponari akan diramaikan dengan samroh dan pengajian yang rencananya akan digelar Rabu malam.
"Pembicara pengajian kita datangkan seorang kiai dari Sidoarjo," ujar Mukaromah.
(gik/gik)











































