Polisi pun masih mendalami kasus tersebut. Pasalnya saat warga melapor, si korban masih melakukan proses belajar mengajar di sekolahnya.
Kasubag Humas AKP Lilik Achiril Ekawati membenarkan laporan warga. NamunĀ laporan itu ditunda lantaran korban tak ikut saat melakukan pelaporan. "Jadi harus lengkap. Kalau tidak ada korban, siapa yang akan diperiksa?" kata Lilik kepada wartawan di mapolres, Selasa (26/4/2011).
Meski begitu pihaknya akan memproses yang serius jika laporan tersebut sudah dilakukan sesuai prosedur. "Kami akan interogasi dan mencari siapa pelakunya," ujarnya.
Sementara warga mengharap, polisi segera turun tangan dan mengurai benang kusut di kampungnya itu. "Kita berharap kasus ini bisa diusut tuntas pihak Kepolisian," kata Iskandar (43) tetangga WDE kepada detiksurabaya.com.
Sebelumnya informasi yang dihimpun siswi malang itu diduga dihamiliĀ pria berinisial SI (30) asal Mojosari. Pasalnya, warga di Dusun Wonokerto Desa Wonodadi Kecamatan Kutorejo, sering melihat SI main ke rumah korban dengan alasan bertemu bapaknya.
Kasus ini mencuat setelah WDE terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN). Meski pihak sekolah sudah mendaftarkan sebagai peserta UN, namun keputusan final menunggu Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
(fat/fat)











































