Kedua rumah yang ambruk milik Juhari (50) dan orang tuanya Hosna (65) warga Dusun Guluk-Guluk Tengah Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura.
Hosna mengalami patah tulang bagian rusuk kanan dan dibawa ke Pamekasan. Sedangkan istri Juhari, Hamdatun (45) mengalami luka bagian leher dan pingsan.
Kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri saat rumahnya diterjang puting beliung, sehingga tertimpa reruntuhan rumah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, angin kencang yang mempunyai kekuatan merusak datang tiba-tiba dari arah timur. Dalam sekejab, dua rumah warga ambruk.
Salah seorang saksi mata, Norkholis (30) warga setempat mengatakan, rumah yang ambruk totak sebanyak dua unit. "Kalau yang tergolong rusak ringan sebanyak 7 unit," terang Norkholis kepada wartawan di lokasi, Senin (25/4/2011).
Pihak Tagana setempat masih mendata rumah warga yang diterjang puting beliung. Informasi yang diterima, ada 4 desa yang dilanda puting beliung.
"Rumah warga yang rusak masih dalam pendataan. Yang jelas 4 desa yang dilanda puting beliung," kata tim Tagana setempat, Suaidi.
Desa yang diterjang puting beliung yakni Desa Batu Ampar Desa Bakeong dan Desa Bragung serta Desa Guluk-Guluk. "Kalau yang ambruk total baru dua rumah yang dilaporkan. Puluhan lainnya tergolong rusak ringan ada di 4 desa," tandasnya.
(fat/fat)











































