Mahasiswa Bima di UMM Aksi Solidaritas untuk Mahatir Rizki

\'Korban Cuci Otak NII\'

Mahasiswa Bima di UMM Aksi Solidaritas untuk Mahatir Rizki

- detikNews
Senin, 25 Apr 2011 12:15 WIB
Malang - Belasan mahasiswa tergabung dalam Kerukunan dan Keluarga Pelajar Mahasiswa Bima Malang (KKPMB) menggelar aksi di depan rektorat Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Senin (25/4/2011).

Aksi digelar terkait hilangnya Mahatir Rizki (19), mahasiswa jurusan Teknik Informatika, sejak sebulan ini, yang diduga korban cuci otak NII. Dalam aksinya, belasan mahasiswa melakukan longmarch di kampus III itu dan berhenti di depan kantor rektorat UMM.

Sejumlah petugas keamanan kampus mengawal ketat jalannya aksi. Mereka juga memampang poster bertulis tuntutan keterbukaan informasi atas kasus yang menimpa mahasiswa asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu.

Melalui pernyataan sikapnya, mahasiswa mendesak kampus selaku institusi Mahatir menimba studi untuk bertanggung jawab dan serius menangani perkara Mahatir.

"Harus ada yang bertanggung jawab," tegas Adian Sari salah satu mahasiswa kepada detiksurabaya.com di sela-sela aksi.

Selama ini, lanjut dia, keluarga besar Mahatir, telah kehilangan kontak. Dan tak mengetahui kondisinya. Padahal kampus telah membentuk tim investigasi untuk membongkar kasus yang menimpa Mahatir. "Kami tidak tahu, bagaimana nasibnya. Kampus tak pernah memberi informasi kepada kami," imbuhnya.

Di sela-sela aksi, para mahasiswa diberi kesempatan menyampaikan langsung kepada Rektor UMM Muhajir Efendi. Dialog kemudian digelar di salah satu ruangan yang bersebelahan dengan kantor rektorat.

Dalam kesempatan itu salah satu mahasiswa menyampaikan, jika mereka kini mencemaskan kondisi Mahatir. "Kita di sini cemas pak rektor, butuh informasi tentang Mahatir," ujar salah satu mahasiswa.

Muhajir sendiri tak mau langsung menanggapi. Dirinya memberi kesempatan kepada seluruh mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. "Silakan, siapa yang mau ngomong," tutur Muhajir.


(fat/fat)
Berita Terkait