Mayat diduga berusia 25 tahun ditemukan seorang petani bernama Naim pukul 09.30 WIB. Saat itu dirinya terkejut melihat sepasang kaki mengambang di parit yang hanya berjarang 100 meter dari sawahnya. Ia langsung memanggil temannya dan melapor ke Polres Pasuruan.
Kondisi mayat tersebut cukup mengenaskan. Selain mengalami luka di sekitar mata kirinya, darah segar keluar dari dalam telinga kiri mayat.
"Mayat perempuan ini pertama kali ditemukan Naim, petani yang pagi itu sedang menuju sawahnya. Lalu Naim langsung memberitahukan kepada rekan sejawatnya dan diteruskan ke pihak berwenang," kata Bambang (35), warga Kraton Pasuruan, Desa Raci saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (24/4/2011).
Korban dievakuasi petugas dari Polsek Bangil sekitar pukul 11.15 WIB. Kini, petugas sedang melakukan olah TKP. Namun polisi enggan merinci apakah mayat tersebut menjadi korban penganiayaan atau tidak.
"Kami masih proses olah TKP. Dari data sementara kami, memang ada beberapa luka di tubuh mayat. Selain luka di mata kiri dan telinga yang mengeluarkan darah, sepertinya di leher mayat juga ada bekas jeratan. Namun, untuk hasil lengkapnya kami masih menunggu analisis medis," kata Kapolsek Bangil, Kompol Hadi Suryo Pranoto saat dihubungi detiksurabaya.com.
(nrm/fat)










































