Korban meninggal akibat tubuhnya terpelanting dan terjatuh setelah KA Penataran bernomor lokomotif 20192 jurusan Malang-Surabaya menyambar tubuhnya. Korban meninggal seketika di TKP karena mengalami luka parah di bagian kepala sebelah kiri.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkannya ke polisi. Jasad korban pun langsung dilarikan ke RSUD Bangil untuk divisum.
Kompol Slamet Riyadi, Kapolsek Gempol mengatakan rumah korban memang sangat dekat dengan rel KA, tepatnya beberapa meter dari jembatan Viaduk, Gempol sehingga korban memilih membuang sampah di pinggir rel.
"Kemungkinan korban sedang lengah hingga tak mengetahui ada kereta," katanya kepada detiksurabaya.com.
Sementara, masinis KA, Faturrahman (50) menyerahkan diri setelah menabrak Ribut. Pria asal Surabaya saat ini sedang diperiksa polisi. "Sedang kami lakukan pemeriksaan," kata Slamet sembari mengimbau agar warga yang rumahnya dekat dengan rel KA selalu berhati-hati.
(bdh/bdh)











































