Namun apa yang dialami dua janda asal Pasuruan ini sangat jauh dari harapan. Hiruk pikuk peringatan Hari Kartini sama sekali tidak dikenal Solihana (45) dan Nasiha (42) warga Desa Cobanjoyo Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Mereka harus membanting tulang mencukupi kebutuhan keluarganya.
Sejak 25 tahun silam mereka mencari nafkah dengan menjadi penambang pasir di sebuah bukit lingkungan Klobuk Kulon yang berjarak sekitar 1 Km dari rumah tinggalnya. Dengan peralatan seadanya berupa cangkul, linggis dan skop, dua janda kakak-beradik ini setiap hari berjuang menggali dan mengumpulkan pasir. Semua itu mereka lakukan dengan sabar karena dapur harus tetap mengepul dan biaya sekolah anak-anak yang harus mereka tanggung.
"Bisanya gini (penambang pasir)," kata Solihana saat berbincang dengan detiksurabaya.com di lokasi penambangan, Kamis (21/4/2011).
Dengan menjadi penambang pasir, ia mengaku mendapatkan penghasilan yang 'lumayan'. Berangkat pukul 06.00 WIB dan pulang pukul 17.00 WIB, mereka bisa mengantongi uang sebesar Rp 25 ribu. "Ya ngepas uangnya, untuk makan dan biaya anak," ujarnya.
Seperti Solihana, pengahasilan yang didapat Nasiha pun sama yakni Rp 25 ribu per hari. Dengan uang sebesar itu, dia harus mengatur agar cukup buat makan dan biaya mondok ketiga anaknya. "Pengennya sih cari kerja lain, tapi apa?" keluhnya.
Sebenarnya pekerjaan yang digeluti kedua janda ini sangat berbahaya dan tidak layak dilakukan oleh kaum perempuan. Selain selalu bergelut di bawah sengatan terik panas, bahaya longsor bisa mengancam nyawa mereka sewaktu-waktu. Pasalnya, bongkahan tanah di bukit dimana mereka biasa bekerja sangat lawan longsor.
Seperti yang terpantau, tampak mereka menggali di bawah bongkahan tanah yang sudah nyaris ambrol. "Takut longsor," kata Nasiha singkat.
Dengan pekerjaan berat yang selalu mereka lakukan tiap hari dan penghasilan yang sangat jauh dari cukup, tak akan terlintas dibenak mereka tentang peringatan Hari Kartini. "Nggak," jawab mereka kompak sambil menggelengkan kepala saat wartawan bertanya apakah mereka tahu kalau hari ini adalah Hari Kartini.
(fat/fat)











































