Mahasiswa GMNI Nyatakan Perang Melawan NII

Mahasiswa GMNI Nyatakan Perang Melawan NII

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2011 14:29 WIB
Mahasiswa GMNI Nyatakan Perang Melawan NII
Pasuruan - Kasus 'cuci otak' terhadap mahasiswa UMM yang disinyalir merupakan 'buah tangan' dari gerakan Negara Islam Indonesia (NII) mendapat perhatian serius dari mahasiswa Pasuruan. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pasuruan menggelar aksi menolak dengan tegas ideologi NII dan upaya perekrutan pengikut melalui washing brain (cuci otak).

Aksi yang dilakukan di perempatan Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan itu mendapat perhatian dari masyarakat karena selain berorasi, mereka juga membagikan selebaran.

Yaumil Maghfiroh, salah seorang orator menyatakan dengan tegas sikap penolaknnya terhadap gerakan gerakan NII. Menurutnya, Pancasila merupakan ideologi yang paling ideal bagi bangsa Indonesia yang sangat majemuk.

"Pancasila merupakan ideologi yang paling ideal bagi Indonesia yang plural. Itu tidak bisa ditawar," katanya kepada detiksurabaya.com di sela-sela aksi, Kamis (21/4/2011).

Pancasila, katanya, bukan ideologi yang asal jadi. Namun sudah digali melalui proses yang panjang oleh para pendiri bangsa. "Kami akan perjuangkan Pancasila dari upaya-upaya semacam itu," tegasnya.

Mahasiswa juga mengutuk proses perekrutan pengikut dengan cara washing brain. "Kami mengutuk tindakan tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, 10 mahasiswa di Kota Malang diduga kuat sudah menjadi korban pencucian otak. Mereka diberikan pemahaman jika Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu kafir.

Dari informasi yang dihimpun, ke-10 korban terdiri dari, 9 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan 1 Mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw). Doktrin ideologi itu diberikan para pelaku ke para korban melalui diskusi kecil yang digelar di sebuah mall di jantung Kota Apel.

(bdh/bdh)
Berita Terkait