Perahu Penambang Pasir Dihancurkan, Warga Sandera Mobil Satpol PP

Perahu Penambang Pasir Dihancurkan, Warga Sandera Mobil Satpol PP

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2011 13:53 WIB
Jombang - Razia penambang pasir yang dilakukan Satpol PP gabungan dari Kabupaten Jombang, Nganjuk dan provinsi di Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, berakhir menegangkan. Satu unit mobil patroli milik Satpol PP Jombang disandera warga.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, razia gabungan ini dimulai dari penyisiran Sungai Brantas di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan Nganjuk dan kemudian, razia bergeser ke Desa Munung, Kecamatan Jatikalen, Nganjuk.

"Di Desa Munung, kita menemukan sejumlah peralatan penambang yang ditinggal pemiliknya. Alat-alat yang berupa perahu dan baki itu kemudian kita hancurkan," kata Kepala Satpol PP Jombang, Nawi Setijanto saat dihubungi detiksurabaya.com, Kamis (21/4/2011).

Nawi menjelaskan, saat peralatan penambang dihancurkan, warga sontak marah. Dengan jumlah sangat banyak, warga pun beramai-ramai mendatangi petugas. "Warga meminta kita agar kita tidak melakukan pengrusakan dan razia dihentikan," ujar Nawi..

Nawi menceritakan, setelah warga beramai-ramai mendatangi petugas dengan jumlah banyak, petugas akhirnya memilih kabur untuk menyelamatkan diri dari amukan warga. "Satu unit mobil patroli kita disandera mereka," imbuhnya.

Saat ini, lanjut Nawi, petugas Satpol PP memilih mundur ke sebuah jembatan yang memisahkan Jombang dengan Nganjuk. "Petugas masih mengantisipasi amukan warga. Saat ini suasana masih mencekam," katanya.

Menurut Nawi, jarak antara lokasi kejadian sangat dekat dengan Kabupaten Jombang. Razia ini meliputi, Kecamatan Perak dan Bandar Kedungmulyo di Jombang. Di Nganjuk meliputi Kecamatan Plandaan dan Jatikalen.


(bdh/bdh)
Berita Terkait