Selain itu dari laporan yang diterima ada 2 sekolah lain yang soalnya juga tertukar yakni, SMK Negeri Tempeh dan SMK Negeri Pasirian.
"Seluruh insiden tertukarnya naskah soal khusus untuk siswa SMK. Karena soal itu memang khusus bagi siswa SMK. Ada 3 sekolah yang tertukar yakni SMK Negeri 2 Lumajang, SMK Negeri Tempeh dan Pasirian," kata Wakapolres Lumajang, Senin (18/4/2011).
Terungkapnya soal yang tertukar, kata Elijas, saat panitia ujian mengawali pembagian naskah dengan membuka segel pembungkus naskah.
"Tadi saat saya sidak di SMK Negeri 2, soal Bahasa Indonesia tertukar dengan soal Matematika yang seharusnya baru dibagikan besok di hari kedua," jelas Wakapolres seraya menyebutkan jika dirinya juga sidak ke SMA Negeri 1 Lumajang dan SMK Negeri 2 Lumajang.
Soal kemungkinan tertukarnya soal UN, jajaran Polres Lumajang mengindikasikan bahwa hal itu disebabkan dari pengepakan di percetakan.
"Sebab, naskah itu kami terima langsung dari Polda Jatim dalam bentuk yang masih sama. Di Polres Lumajang hanya dibongkar untuk dihitung bendelannya saja dan disesuaikan dengan jumlah sekolah pelaksanaan UNAS. Tertukarnya naskah soal ini, kami duga kuat dari percetakan," tegasnya.
(fat/fat)










































