Supporter apes itu menderita luka parah di bagian kepala dan dada. Kini ia tergolek belum sadarkan diri dalam perawatan di UGD RSUD Dr R Koesma, di Jalan Wahidin Sudiro Husodo Tuban.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, Dayat bersama teman-temannya kala itu akan berangkat menonton pertandingan Persebaya 1927 melawan Semarang United FC (SUFC) di Semarang. Saat di wilayah Tuban, truk yang ditumpangi dari Surabaya berhenti karena tiba di tujuan Desa Kowang, Semanding, Tuban.
Saat truk berjalan perlahan akan berhenti itulah, para suporter melompat turun dari truk. Sial bagi Dayat ketika kakinya menginjakkan di tanah ada motor yang melintas dari belakang dengan kecepatan tinggi. Anak muda bertubuh kerempeng itu langsung ditabrak motor.
Tubuhnya sempat tergeletak dalam posisi terlentang. Ia menderita luka di bagian kepala belakang. Kejadian itu langsung mengundang perhatian pengguna jalan. Apalagi kejadian tersebut berada di dekat Pos Lantas Polres Tuban di Desa Kowang.
Melihat kondisinya yang kritis tak sadarkan diri, Polisi langsung membawa korban ke RSUD Dr R Koesma Tuban.
"Tadi kita mau cari truk yang lain, tapi saat turun dari truk dan berjalan jalan teman saya ditabrak sepeda motor," jelas Daryono, teman korban saat ditemui wartawan di RSUD Dr R Koesma Tuban.
(fat/fat)











































