Di Stadion Kanjuruhan, Jumat (15/4/2011) sore WIB, Noh Alam Shah tampil sebagai bintang tuan rumah berkat empat gol yang dicetaknya. Sementara gol PSPS diciptakan oleh M. Isnaini dan Leonard Tupamahu.
Gol Alam Shah pada menit ke-20 sempat mendapatkan protes dari para pemain PSPS yang menilai penyerang asal Singapura itu sudah terperangkap offside. Karena protes tak digubris oleh wasit, mereka pun sempat mogok bermain.
Beberapa menit sebelumnya, para pemain PSPS juga protes saat wasit tak memberi hadiah penalti setelah Juan Revi melanggar Dedy Gusmawan di area terlarang. Keputusan-keputusan seperti inilah yang membuat Abdul R Gurning mengeluarkan komentar kontroversial.
"Ini kemenangan wasit, bukan Arema," kata Abdul usai pertandingan. "Lihat saja, banyak kerugian ditujukan kepada kami," lanjutnya lagi.
Gurning juga mengeluhkan gol Patrice Nzekou yang dianulir pada menit ke-84. Ia menilai, posisi Nzekou bersih, tidak berada dalam posisi offside. "Kalau nggak percaya, lihat rekaman di televisi," sergahnya.
Pelatih Arema, Miroslav Janu, menanggapi komentar-komentar itu dengan dingin. Menurutnya, PSPS seharusnya bisa melihat kekalahan tersebut dengan objektif.
"Harusnya objektif. Jangan selalu wasit, jadi tudingan," ucap Janu.
(bdh/bdh)











































