Tiga kecamatan yang sudah dirambah ulat bulu adalah Kecamatan Balongbendo, Krian dan Waru. Di Kecamatan Balongbendo, ulat bulu ditemukan di Desa Balongbendo, di Kecamatan Krian ditemukan di Desa Sedenganmijen, dan di Kecamatan Waru ditemukan di kawasan Pepelegi.
"Memang sudah ada ulat bulu di Sidoarjo tetapi populasinya masih sedikit dan sudah ditangani. Tiap pohon diserang sekitar 50 ulat bulu, tetapi sudah kami basmi," kata Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (PPP) Sidoarjo, Handajani, Rabu (13/4/2011).
Handajani menjelaskan bahwa menurut laporan yang diterimanya ada 10 pohon di Desa Balongbendo yang diserang ukat bulu, 3 pohon di Desa Waru dan beberapa pohon di Desa Sedenganmijen. Setelah menerima laporan, pihaknya sudah membasminya dengan menyemprotkan insektisida.
Handajani menambahkan bahwa instruksi dari Bupati Saiful Ilah untuk melakukan penyisiran ulat bulu di Sidoarjo sudah dilakukan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan para camat, kepala desa, petugas penyuluhan, pembasmi hama serta petani. "Jadi ketika ada ulat bulu, langsung dibasmi," tambah perempuan berjilbab itu.
Sebagai antisipasi meluasnya serangan ulat bulu, Handajani mengaku sudah menyiapkan insektisida dan menambah persediaannya. "Warga sebaiknya juga segera melapor bila mengetahui pohonnya terserang ulat bulu agar kami bisa brgerak cepat," tandas Handajani.
(iwd/bdh)











































