Jenazah Kakak Beradik yang Terjun ke Bengawan Solo Dimakamkan

Bunuh Diri Karena Patah Hati

Jenazah Kakak Beradik yang Terjun ke Bengawan Solo Dimakamkan

- detikNews
Selasa, 12 Apr 2011 13:10 WIB
Jenazah Kakak Beradik yang Terjun ke Bengawan Solo Dimakamkan
Bojonegoro - Jenazah kakak beradik yang terjun ke Bengawan Solo akhirnya dikuburkan. Setelah Sukenti (14), giliran jenazah Sutekno (17), kakaknya, ditemukan warga. Dibanding sang adik, jenazah Sutekno ditemukan radius 1,5 Km dari Jembatan Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

"Korban Sutikno sudah ditemukan oleh warga. Lokasinya tidak jauh dari jembatan tempatnya menceburkan diri,” kata Kasiyanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Selasa (12/4/2011).

Mendapat laporan tersebut, Tim SAR langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya, jenazah siswa kelas 3 SMK asal Desa Brabuhan, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro ini dilarikan ke puskesmas setempat untuk menjalani pemeriksaan.

Setelah itu, jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. "Siang ini dikuburkan di pemakamam umum desa," tambahnya.

Seperti diberitakan Sukenti nekat terjun ke Bengawan Solo karena patah hati. Dia kecewa berat setelah sang kekasih, Parjo memutuskan jalinan asmaranya. Dugaan tersebut diperkuat surat yang ditulis Sukenti.

Tiga lembar kertas surat warna hijau yang ditemukan tertempel di dinding kamar rumah korban tersebut tertulis, "Aku loro ati gara-gara Parjo, aku mati gara-gara diputus Parjo, Aku mati gara-gara Parjo cah Kaliglonggong".

Aksi bunuh diri yang dilakukan Sukenti sempat diketahui sang kakak. Sutekno ikut terjun ke Bengawan Solo untuk menyelamatkan adiknya. Namun naas, kakak beradik itu pun justru hanyut dan tenggelam.



(gik/gik)
Berita Terkait