Laskar Ken Arok menang 5-2 atas The Reds Army dalam lanjutan Liga Primer Indonesia di Stadion Gajayana, Minggu (10/4/2011). Dua gol yang berhasil diceploskan tim tamu tersebut membuat Timo gusar.
"Dua gol tim tamu, wujud dari rapuhnya pertahanan kami," jelas Timo.
"Akan saya evaluasi, dan beri latihan khusus bagi lini belakang," bebernya.
Pelatih 37 tahun ini menilai, dua gol Real Mataram seharusnya bisa dicegah kalau lini belakang disiplin mengawal daerahnya dari tekanan lawan. Dia pun berharap bisa membenahi pertahanan timnya.
"Dalam latihan nanti, fokus pada pertahanan saja," paparnya.
Arsitek Real Mataram, Jose Basualdo, mengakui bahwa timnya masih kalah kelas dibanding Persema. Dia pun memuji penampilan Kim Jeffrey Kurniawan dkk.
"Persema tim bagus, didukung materi pemain yang jauh dibandingkan kami, wajar jika mereka menang," ujar pria Argentina ini.
(bdh/bdh)











































