Akibatnya, warga yang sedang terlelap pun berhamburan ke luar rumah. "Tadinya tidak begitu terasa tapi makin lama makin keras," kata Sukinah, warga Kelurahan Ploso kepada detiksurabaya.com saat berada di teras rumahnya, Senin (3/3/2011) pagi.
Selain di kelurahan Ploso, kepanikan juga terjadi di lingkungan Teleng, Kelurahan Sidoharjo. Pemukiman warga yang berada di pesisir Samudera Indonesia itu mendadak riuh.
Sesaat setelah gempa, warga yang kebanyakan bermata pencaharian nelayan kontan berlarian ke luar rumah. Beberapa saat, mereka masih berjaga-jaga di sekitar rumah masing-masing karena takut adanya tsunami.
"Warga sini kalau ada gempa langsung keluar rumah. Apalagi kami tinggal di tepi pantai," ujar Wongso (34) warga RT 4 RW 8 Perumnas Asabri.
Informasi dari BMKG, gempa terjadi di 293 km barat daya Cilacap atau 10.01 LS dan 107.69 BT. Pusat gempa berada kedalaman 10 km.
(gik/gik)











































