Kepengurusan Nurdin yang sudah tidak lagi diakui Pemerintah berencana untuk menggelar Kongres pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding tiga bulan dari sekarang alias bulan Juli.
"PSSI-nya Pak Nurdin itu kan sudah dibekukan, jadi sifatnya ilegal. Kalau mereka mau menggelar kongres silakan, tapi kami tidak ikut. Ikut orang salah kan nanti bisa bermasalah," ungkap manajer Persik, Sunardi, saat dikonfirmasi detiksurabaya melalui sambungan telepon seluler, Jumat (1/4/2011).
Kongres kubu Nurdin ini berbeda dengan Kongres yang akan diselenggarakan di Surabaya, 26 April nanti. Kongres yang bertujuan memilih Ketua Umum PSSI ini adalah buah dari keputusan Kongres di Pekanbaru yang ricuh akhir bulan lalu.
Sunardi menganggap rencana Kongres di Surabaya yang didukung oleh Pemerintah adalah yang paling benar. PSSI di bawah komando Nurdin Halid dianggap sudah tak layak menyelenggarakan Kongres, karena dianggap gagal dalam penyelenggaraan dan perbaikan sepakbola secara keseluruhan.
"Pak Andi (Malarangeng) mengambil keputusan pembekuan (kepengurusan PSSI) pasti sudah sangat diperhitungkan, tidak sebatas karena bisikan satu atau dua orang saja. Saya secara pribadi juga sangat mendukung keputusan itu, dan semoga FIFA bisa mengizinkan Kongres di Surabaya nanti dilaksanakan," tandas Sunardi.
Untuk arah dukungan, Sunardi tidak mempermasalahkan jika sosok George Toisutta yang sebelumnya didukung tidak masuk dalam bursa calon Ketua Umum PSSI. Siapapun ketua yang nanti dihasilkan diharapkan bisa memperbaiki persepakbolaan nasional, seperti tujuan dari pelaksanaan Kongres.
"Kalau Pak George masih bisa maju, sesuai keinginan Pak Samsul Ashar (Ketua Umum Persik) kami akan tetap mendukung. Kalau ternyata tidak, dilihat saja nanti siapa yang terbaik itu yang kami dukung," tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI di bawah komando Nurdin Halid tetap ngeyel menggelar konggres untuk memilih komite pemilihan dan banding pada Juli mendatang. Konggres akan dilanjutkan untuk pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota komite eksekutif paling lambat September 2011 mendatang.
"Kongres pemilihan komite pemilihan dan komite banding akan dilaksanakan selambatnya empat bulan setelah pembatalan kongres pertama," ungkap Ketum PSSI, Nurdin Halid dalam konferensi pers di Kantor Badan Liga Indonesia, Senin (28/3/2011) sore WIB.
(bdh/bdh)










































