Tak hanya itu, 14 bangunan lainnya yang terdiri dari rumah warga dan warung makan di Desa Kertasada dan Perumahan Pondok Marengan Indah juga mengalami kerusakan.
Genting berterbangan dan bagian teras rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Salah seorang karyawan, PT Garindo Sejahtera Abadi, Sofianah (32), mengatakan, angin kencang dari arah barat bersamaan dengan hujan deras.
"Tidak sampai 5 menit, puting beliung itu menghancurkan 3 gudang. Terlebih dahulu
bagian atap bertebangan," kata Sofianah pada wartawan di lokasi, Sabtu (26/3/2011).
Saat kejadian ia mengaku berada di dalam kantor. Namun mendengar suara gemuruh. Tiba-tiba gudang roboh. "Semua karyawan tidak ada dalam gudang. Mereka lagi dalam kantor. Saat kejadian, mereka terkejut dan berhamburan keluar," paparnya.
Pantauan detiksurabaya.com, atap gudang dari bahan aluminium itu diterbangkan angin hingga radius 50 meter dalam kondisi patah. Bahkan, gudang bagian barat ambruk total. Bagian penyangga yang terbuat dari kayu patah.
Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto dilokasi mengakatan, peristiwa puting beliung kali ini tidak ada korban jiwa. "Hanya gudang penyimpanan garam dan rumah warga yang rusak," tandasnya.
(gik/gik)











































