19 Warga Iran Diamankan Polisi Pacitan

19 Warga Iran Diamankan Polisi Pacitan

- detikNews
Selasa, 22 Mar 2011 13:36 WIB
19 Warga Iran Diamankan Polisi Pacitan
Pacitan - Sebanyak 19 orang warga negara Iran diamankan jajaran Polres Pacitan bersama Satpolair setempat. Mereka ditangkap dalam operasi gabungan di Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Selasa (22/3/2011) dini hari.

Dari jumlah tersebut 15 orang berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan 4 sisanya perempuan, termasuk seorang balita. Saat ditangkap, mereka diketahui hendak naik perahu. Tujuannya, diduga Pulau Christmas.

"Seluruhnya ada 36 orang. Namun yang berhasil kita amankan ada 19 orang. Sisanya masih dalam pengejaran," terang Kapolres Pacitan AKBP Gatot Haribowo kepada wartawan di kantornya, Jalan Ahmad Yani, Pacitan.

Dugaan sementara, para imigran Timur Tengah tersebut diduga kuat berasal dari penampungan di Bogor, Jawa Barat. Mereka lalu menuju Pantai Pacitan dengan menempuh jalan darat.

Di tempat itu, mereka sedianya naik perahu kecil menuju ke tengah laut. Selanjutnya, sebuah perahu besar diperkirakan telah siap membawa mereka ke pulau yang masuk wilayah Australia itu. Hanya saja, rencana itu berhasil digagalkan sebelum mereka sempat melanjutkan perjalanan.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, para imigran tersebut datang ke Pantai Watukarung menggunakan empat unit mobil jenis station dengan jumlah penumpang 36 orang. Diperkirakan, mereka berangkat dari Bogor dua hari sebelumnya.

Mengetahui iring-iringan kendaraan datang, petugas yang nyanggong sejak pagi langsung melakukan penyergapan. Namun, sadar sedang berhadapan dengan aparat, dua mobil sarat penumpang berhasil kabur.

Selanjutnya, 19 orang yang berhasil ditangkap dibawa ke Mapolres Pacitan. Bersama mereka, polisi juga mengamankan dua unit mobil Isuzu Panther warna gold dan silver, masing-masing nomor polisi L 1562 LC dan AB 1860 TB.

Seorang pengemudi berinisial TY, warga Kelurahan Ploso, Pacitan juga ikut diamankan. Sedangkan seorang pengemudi lain yang belum diketahui identitasnya melarikan diri.

Terkait, proses hukum terhadap para imigran, Kapolres mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Surabaya. Namun, soal langkah selanjutnya, hal itu sepenuhnya merupakan kewenangan Kantor Imigrasi.

"Yang jelas kewaspadaan di sepanjang kawasan pantai akan terus ditingkatkan. Bahkan kerjasama bukan hanya dilakukan dengan Kantor Imigrasi dan Ditpolair namun juga dengan Kepolisian Australia," tambahnya.

Pantauan detiksurabaya.com, hingga siang ini belasan warga Timur Tengah itu masih ditampung di Aula Wahyu, Asrama Polres Pacitan. Sebelumnya, mereka juga menjalani pemeriksaan dokumen berupa paspor dan visa.

(bdh/bdh)
Berita Terkait