Warga Dinoyo Laporkan Pengontrak Rumah yang Mencurigakan ke Polisi

Trauma Teror Bom

Warga Dinoyo Laporkan Pengontrak Rumah yang Mencurigakan ke Polisi

- detikNews
Senin, 21 Mar 2011 13:29 WIB
Malang - Maraknya aksi teror yang terjadi di berbagai daerah memicu rasa trauma. Termasuk warga yang tinggal di Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Warga resah karena melihat gelagat seorang pengontrak yang tinggal di Jalan Gajayana RT 02/RW 02 mencurigakan.

Menurut keterangan yang dihimpun detiksurabaya.com, seorang warga dicurigai masyarakat itu berjenis kelamin pria yang mempunyai usia skeitar 20 sampai 25 tahun. Pria tersebut sempat mengaku berasal dari Turen, Kabupaten Malang, dan berdomisili sementara untuk proses pengobatan orang tuanya.

"Sudah tinggal satu bulan, tapi gak jelas asalnya. Di sini tinggal ngekos bersama bapak ibunya," terang Cahyono Ketua RT setempat saat berbincang dengan detiksurabaya.com di rumahnya, Senin (21/3/2011).

Dia mengaku, banyak warga khawatir. Pihaknya juga sudah menginformasikan orang tersebut kepada polisi. Gerak-gerik lelaki yang tak sewajarnya itu, lanjut Cahyono, memperkuat kecurigaan warga.

Sebab kata dia, pria tersebut kerap kali melakukan aktifitas di malam hari. Dirinya juga beberapa kali meminta lelaki itu memberikan data kepindahan. Namun sampai saat ini belum diberikan.

"Kami curiga dan takut jika dia akan melakukan sesuatu yang mengancam kami. Apalagi akhir-akhir ini banyak teror terjadi," beber Cahyono.

Warga telah resah atas keberadaan lelaki itu, kembali dibuat kalut. Sebab pria tak dikenal suatu ketika berencana menitipkan sebuah tas ke rumah Yanto (49), warga
setempat, Senin sekitar Pukul 07.00 Wib. Pria tersebut mengenakan celana dan jaket biru yang membawa sebuah tas besar.

Suci (47), istri Yanto yang merasa ketakutan itu akhirnya melaporkan kejadian ini kepada ketua RT. "Tapi keinginan orang itu ditolak Suci. Karena merasa tidak kenal dengan orang itu," imbuh Cahyono.

Cahyono menambahkan, pihaknya kini menunggu tindakan aparat kepolisian atas kejadian yang menimpa warganya itu. "Kami menunggu langkah polisi, dan kami sudah melaporkan semuanya," paparnya.

Kapolresta Malang Kota AKBP Agus Salim meminta, masyarakat Kota Malang untuk meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayahnya. Jika mencurigai adanya ancaman atau keberadaan orang asing yang mencurigakan diminta segera melaporkannya ke polisi terdekat.

"Kita harapkan masyarakat terus memberikain iformasi kepada petugas. Semua akan kita tindak lanjuti," katanya kepada wartawan.

(gik/gik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini